
Saham operator kasino Malaysia, Genting turun hampir 19 persen pada Selasa (27/11). Penurunan saham terjadi setelah operator Genting menggugat Walt Disney Co. dan 21st Century Fox karena diduga meninggalkan proyek untuk membangun taman hiburan di negara itu.
Gugatan senilai satu miliar dolar AS itu diajukan di Pengadilan Distrik Amerika Serikat di Los Angeles. Gugatan tersebut menuduh bahwa Disney dan Fox gagal menghormati kesepakatan yang dijalin pada tahun 2013 untuk melisensikan kekayaan intelektual, termasuk dari film-film animasi Fox seperti "Ice Age" dan "Planet of the Apes," untuk taman hiburan di luar Kuala Lumpur.
Gugatan itu menuduh bahwa Fox berusaha mengakhiri kontrak dan bahwa eksekutif Disney juga tertarik untuk menjauhkan diri dari proyek karena taman bermain akan berdekatan dengan kasino dan akan merusak citra perusahaan yang ramah keluarga.
Dalam sebuah pernyataan kepada
AFP, juru bicara Disney menepis klaim yang dibuat terhadap perusahaan itu. Pihak Disney menyebut bahwa klaim itu tidak berdasar.
Sementara itu perusahaan Genting Malaysia Berhad (GENM) mengatakan dalam sebuah pesan kepada bursa lokal bahwa mereka mengklaim kerusakan lebih dari satu miliar dolar AS.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: