Menteri Dalam Negeri Meksiko Alfonso Navarrete menegaskan bahwa pemerintah berjanji akan mendeportasi sekitar 500 pencari suaka yang berusaha menembus perbatasan Amerika Serikat secara ilegal.
"Kami akan bertindak dan melanjutkan ke deportasi mereka," tegasnya dalam pernyataan yang dibuatdi televisi lokal, seperti dimuat
Al Jazeera, akhir pekan kemarin (Minggu, 25/11).
Pernyataan itu dikeluarkan setelah terjadi kekacauan dan bentrok di kota Meksiko di perbatasan dengan Amerika Serikat Tijuana.
Petugas perbatasan Amerika Serikat menembakkan gas air mata ke Meksiko untuk menghentikan beberapa dari ratusan migran dan pengungsi yang berusaha menembus perbatasan secara ilegal.
Amerika Serikat pun secara singkat menutup perbatasan mereka, titik penyeberangan San Ysidro antara Tijuana, Meksiko, dan San Diego, California selama beberapa jam.
Sekretaris Departemen Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat (DHS) Kirstjen Nielsen kemudian mengeluarkan pernyataan yang menuduh para migran berusaha melukai personil patroli perbatasan dengan melemparkan proyektil.
[mel]
BERITA TERKAIT: