"Obama mengkritik Trump. Dia tidak bisa cuma diam. Salah, bila Presiden yang mengelola negara dengan visi dan prinsip, cuma diam di hadapan kerusakan akibat Presiden pengganti yang ugal-ugalan. Ia harus mengkritik untuk mengingatkan. Obama tidak sendirian dalam tanggung jawab itu," kata Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Rachland Nashidik, dalam akun Twitternya
@RachlanNashidik, Sabtu (8/9).
Pidato Obama diketahui sebagai serangan pembuka dari serangkaian kampanye untuk membantu caleg partai Demokrat di pemilihan sela November mendatang.
Pemilu sela ini akan mempertaruhkan sebagian besar kursi Kongres dan 36 jabatan gubernur negara bagian.
Dikutip dari laman The Sydney Morning Herald,, Barack Obama menyebut, masyarakat di Amerika Serikat hidup dalam masa-masa berbahaya dan Partai Republik telah mengancam demokrasi, memecah belah dan merusak aliansi global.
[jto]
BERITA TERKAIT: