Surat itu dibungkus sampul putuh berukuran besar.
Donald Trump berfoto bersama Kim Yong Chol usai menerima surat itu.
Kepada wartawan di Gedung Putih, Trump mengatakan belum membuka dan membaca surat tersebut. Namun dia mengakui bahwa surat yang diterimanya itu sangat manis dan sangat menarik.
"Saya sengaja tidak membuka surat itu," ujarnya.
Informasi yang diperoleh CNN dari staf Gedung Putih mengatakan, bahwa pengawal presiden lebih dahulu memeriksa sampul putih berukuran besar itu, mematikan bahwa benda yang dibawa Kim Yong Chol aman untuk diterima Trump.
Belum ada keterangan lebih lanjut apakah Trump akan membalas surat Kim Jong Un dengan cara yang sama, menyerahkannya lewat utusan khusus, atau mengirim surat seperti sebelumnya lewat Twitter.
Trump mengatakan, setelah pertemuan dengan Kim Yong Chol dapat dipastikan bahwa rencana pertemuan dengan Kim Jong Un di Singapura tanggal 12 Juni akan jadi dilakukan.
[dem]
BERITA TERKAIT: