Fakta itu terungkap dalam persidangan yang digelar di Malaysia hari ini (Rabu, 11/10) oleh polisi yang melakukan investigasi atas kasus tersebut, Wan Azirul Nizam Che Wan Aziz.
Wan Azirul menyebut bahwa kini uang tersebut disimpan dengan aman di kantor pimpinan polisi di Sepang.
Ia juga menjelaskan bahwa ia juga bertugas mengambil blazer, ransel dan arloji korban serta menjadi saksi barang-barang tersebut diserahkan ke departemen kimia untuk dianalisis. Namun kemudian ia diberitahu oleh petugas investigasi untuk menyerahkannya ke perwakilan kedutaan Korea Utara,
"Saya tidak tahu kenapa. Saya hanya mengikuti perintah," sebutnya seperti dimuat
Reuters.
Dalam sidang hari ini juga dipertontonkan 30 video rekaman CCTV saat kejadian tersebut berlangsung dan pasca kejadian tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: