180 Ribu Pasukan Keamanan Jaga Pemilu Kenya Hari Ini

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 08 Agustus 2017, 17:42 WIB
180 Ribu Pasukan Keamanan Jaga Pemilu Kenya Hari Ini
Persiapan pemilu Kenya/The Guardian
rmol news logo . Sebanyak 180 ribu petugas polisi dan anggota pasukan keamanan dikerahkan di seluruh Kenya hari ini dalam penyelenggaraan pemilu presiden.

Dalam pemilu presiden hari ini, sekitar 19 juta warga Kenya yang terdaftar sebagai pemilih akan memilih satu di antara dua kandidat, yakni calon incumbent Uhuru Kenyatta atau oposisi Raila Odinga.

Proses pemilu memicu kekhawatiran masalah keamanan setelah masa kampanye sebelumnya diisi dengan ratusan insiden kekerasa, termasuk pembunuhan pejabat pemilihan tingkat tinggi.

Pemungutan suara serta perhitungan suara dikhawatirkan terganggu dengan kecurangan dan insiden kekerasan. Penyebaran ribuan petugas keamanan tersebut adalah untuk menghalau dan mencegah hal tersebut terjadi.

Berkaca pada pemilu 2007 lalu, tercatat ada lebih dari 1.000 kematian akibat kekerasan yang terjadi dalam proses pemilu.

Sebelum pemungutan suara digelar, Presiden Kenyatta menyerukan agar jangan sampai kekerasan kembali terjadi.

"Jangan biarkan sesuatu menggerakkan irisan antara Anda. Anda telah menjadi tetangga yang baik dan saya mendesak Anda untuk tetap tinggal terlepas dari suku, agama atau afiliasi politik Anda," kata Kenyatta seperti dimuat The Guardian. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA