Menlu Inggris Dan Australia: China Harus Berbuat Lebih Untuk Stop Nuklir Korut

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 27 Juli 2017, 17:54 WIB
Menlu Inggris Dan Australia: China Harus Berbuat Lebih Untuk Stop Nuklir Korut
Julie Bishop/Net
rmol news logo Inggris dan Australia satu suara untuk mendesak China melakukan tindakan lebih dalam membujuk Korea Utara gar mau menghentikan program nuklir dan rudalnya.

"Ini saatnya Beijing menggunakan pengaruhnya kepada rezim Korea Utara untuk meninggalkan programnya," kata Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon saat berkunjung ke Sydney, (Kamis, 27/7).

Program rudal dan nuklir Korea Utara merupakan elemen utama dalam pertemuan tahunan keempat menteri Australia dan Inggris.

"Kami melihat tingkat ketidakpastian yang belum pernah kami saksikan dalam waktu yang sangat lama," kata Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop.

Sebelumnya, Bishop mengatakan kepada Radio Nasional Australia Broadcasting Corp bahwa China memiliki pengaruh yang lebih besar atas Korea Utara daripada yang diklaimnya.

"Hubungan ekspor dengan Korea Utara, penyediaan pengiriman uang ke pekerja, arus investasi asing, arus teknologi, semuanya ada di tangan China," katanya seperti dimuat Reuters. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA