Pada saat Putri Diana meninggal karena sebuah kecelaan mobil di Paris saat dikejar-kejar oleh paparazi, tahun 1997, Pangeran Harry bergabung dengan ayahnya Pangeran Wales, kakeknya Duke of Edinburgh, dan kakaknya Duke of Cambridge, serta pamannya Earl Spencer, dalam prosesi melalui jalanan London menuju pemakaman Putri Diana.
Kepada majalah AS, Newsweek baru-baru ini. Harry bercerita bahwa pada saat itu, ia telah menerima konseling untuk mengatasi kematian ibunya.
"Ibu saya baru saja meninggal, dan saya harus berjalan jauh di belakang peti jenazahnya, dikelilingi oleh ribuan orang Mengamatiku sementara jutaan lainnya di televisi," kata Pangeran Harry seperti dimuat
BBC.
"Saya tidak berpikir ada anak yang diminta melakukan hal itu, dalam keadaan apapun, saya rasa ini tidak akan terjadi hari ini," jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Pangeran Harry juga memuji Putri Diana karena perannya untuk membawa dirinya dan kakaknya, Pangeran William, menjalani kehidupan sehar-hari layaknya warga biasa.
Ia menjelaskan bahwa orang lain mungkin tidak akan percaya bahwa kehidupannya dan kakaknya tak ubahnya warga biasa.
"Saya bahkan melakukan belanja sendiri Kadang-kadang. Saya khawatir seseorang akan menjepret saya dengan telepon mereka Tapi saya bertekad untuk memiliki kehidupan yang relatif normal, dan jika saya cukup beruntung memiliki anak, mereka juga bisa memilikinya," sambungnya.
Harry juga menjelaskan bahkan bila mungkin ia menjadi Raja, ia akan tetap berbelanja sendiri seperti yang biasa ia lakukan.
[mel]
BERITA TERKAIT: