Dikabarkan Xinhua bahwa sebagai negara tetangga, China berbagi perasaan sedih atas insiden tersebut, Presiden Xi Jinping mengatakan kepada rekannya U Htin Kyaw dalam sebuah pesan belasungkawa.
"Xi meratapi orang wafat dan menyampaikan simpati tulus kepada pemerintah dan rakyat Myanmar, terutama keluarga korban," tambah agensi tersebut.
Pesawat yang terlibat dalam insiden adalah sebuah pesawat angkut Y-8-200F buatan China. Pesawat kehilangan kontak 29 menit setelah lepas landas pada hari Rabu, pada ketinggian 18.000 kaki sekitar 43 mil (70 km) sebelah barat kota pesisir Dawei.
Tentara, anggota keluarga dan kru berada di dalam penerbangan mingguan dari beberapa kota pesisir ke kota Yangon terbesar di Myanmar saat hilang.
Tim pencari telah menemukan 32 jasad dari laut. Militer Myanmar menyebut bahwa gelombang tinggi dan cuaca badai terus menghalangi usaha pemulihan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: