RUU Lolos Di Parlemen, Diperkirakan Akhir 2018 Jepang Punya Kaisar Baru

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 09 Juni 2017, 14:48 WIB
RUU Lolos Di Parlemen, Diperkirakan Akhir 2018 Jepang Punya Kaisar Baru
Kaisar Akhito/Net
rmol news logo Parlemen Jepang meloloskan RUU yang akan memuluskan jalan untuk mengizinkan Kaisar Akihito turun tahta.

Dengan demikian, ia adalah kaisar pertama di Jepang yang mengambil langkah tersebut dalam 200 tahun terakhir.

Kaisar yang kini berusia 83 tahun itu dalam HUT tahun lalu mengatakan bahwa usianya dan kesehatannya membuatnya sulit untuk memenuhi tugas resminya.

Namun dalam aturan di Jepang, tidak ada ketentuan di bawah hukum yang mengizinkannya mundur. Kaisar secara konstitusional dilarang membuat pernyataan politik, jadi dia tidak dapat mengatakan secara eksplisit bahwa dia ingin mundur karena hal itu akan dianggap mengomentari undang-undang tersebut.

Dikabarkan BBC, pemerintah Jepang sekarang akan memulai proses penyusunan pengunduran dirinya, diperkirakan akan terjadi pada akhir 2018, dan serah terima jabatannya ke Putra Mahkota Naruhito.

Kaisar Akihito yang telah menjalani operasi jantung dan dirawat karena kanker prostat, telah berada di atas takhta di Jepang sejak kematian ayahnya, Hirohito, pada tahun 1989.

Aturan hukum yang baru menyebutkan bagwa putra kaisar berusia 57 tahun kaisar, Naruhito, akan segera mengambil tahta.

Pemerintah belum menetapkan tanggal pengunduran diri tersebut, namun undang-undang tersebut mengatakan bahwa hal itu harus dilakukan dalam waktu tiga tahun setelah undang-undang tersebut mulai berlaku.

Serah terima ini diharapkan secara luas terjadi pada bulan Desember 2018. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA