Kementerian Pertahanan Rusia, rudal tersebut menargetkan militan dan senjata berat di dekat kota Palmyra. Ini adalah langkah perdana yang dilakukan Rusia sejak November lalu.
Kementerian pertahanan Rusia mengatakan frigat Admiral Essen dan kapal selam Krasnodar telah menembakkan rudal jelajah Kalibr di tempat penampungan di sebelah timur Palmyra, di mana sekelompok militan bersenjata berat yang sebelumnya ditempatkan di Raqqa berbasis.
"Semua target dipukul," tambahnya seperti dimuat
BBC.
Militer AS, Turki dan Israel telah diinformasikan secara tepat waktu peluncuran rudal melalui jalur komunikasi yang ada.
Rusia telah melakukan serangan udara dan rudal untuk mendukung Presiden Suriah Bashar al-Assad sejak 2015.
Pasukan pemerintah merebut kembali Palmyra dan reruntuhan warisan budaya dunia dengan bantuan Rusia pada bulan Maret 2016, namun dikeluarkan oleh ISIS delapan bulan kemudian.
Mereka akhirnya kembali ke kota pada bulan Maret ini, namun pertempuran terus berlanjut di dekatnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: