Penegakan Imigrasi dan Bea Cukai AS mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa 90 persen dari 188 orang yang ditahan memiliki masalah kriminal sebelumnya. Di antaranya adalah penyalahgunaan narkoba dan mengemudi di bawah pengaruh alkohol.
Sebagian besar dari mereka merupakan imigran laki-laki dari Meksiko.
Penggerebekan tersebut merupakan bagian dari usaha Presiden AS Donald Trump untuk menyampaikan janji kampanyenya untuk mendeportasi sebanyak tiga juta imigran tanpa berdokumen.
Dalam usaha serupa, agen federal menahan ratusan imigran gelap di berbagai negara bagian pada bulan Februari, sebuah langkah yang dikecam keras oleh kelompok hak asasi manusia.
"Kami benar-benar membawa orang-orang yang merupakan penjahat kriminal dalam beberapa kasus dengan catatan pelanggaran dan masalah yang luar biasa," kata Trump pada bulan Februari lalu.
Otoritas federal mengatakan lebih dari 41.000 orang telah ditangkap sejak awal tahun ini, meningkat 40 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2016.
[mel]
BERITA TERKAIT: