Demi Redam Kerusuhan, Venezuela Kirimkan 2.600 Tentara Ke Tachira

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 18 Mei 2017, 14:34 WIB
Demi Redam Kerusuhan, Venezuela Kirimkan 2.600 Tentara Ke Tachira
Pasca kerusuhan di Venezuela/BBC
rmol news logo Pemerintah Venezuela mengirimkan 2.600 tentara ke wilayah barat Tachira untuk meredam gelombang penjarahan dan kerusuhan di tengah demonstrasi anti-pemerintah yang terus berlanjut.

Di ibukota negara bagian, San Cristobal, kebanyakan toko dan bisnis tutup dan dijaga oleh tentara.

"Saya telah memerintahkan pengalihan 2.000 penjaga dan 600 tentara operasi khusus," kata Menteri Pertahanan Vladimir Padrino Lopez.

Ia menambahkan bahwa penempatan pasukan di Tachira adalah bagian dari "Rencana Zamora" yang dirancang untuk menenangkan situasi.

Namun demikian ia tidak merinci soal bagaimana rencana tersebut akan diterapkan.

Diketahui bahwa sejak gelombang protes terhadap Maduro akibat krises ekonomi awal April lalu, setidaknya 43 orang telah tewas di seluruh negeri. Tiga orang di antaranya tewas di Tachira minggu ini.

Presiden Nicolas Maduro menuduh oposisi menghasut kekerasan dengan memanggil orang-orang ke jalanan.

Awal pekan ini, Presiden Maduro memperpanjang keadaan darurat ekonomi nasional.

Keputusan tersebut membuat Maduro kekuatan ekstra selama 60 hari, mulai akhir pekan ini, termasuk kemampuan untuk menerapkan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat.

Pihak oposisi mengecam langkah tersebut sebagai pemekaran hak secara berkelanjutan. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA