Aksi tersebut nekad dilakukan lantaran para petani tersebut frustasi setelah ditolak audiensi dengan Perdana Menteri India Narendra Modi terkait dengan tuntutan mereka soal pembatalan utang pinjaman tanah dan dukungan pemerintah atas kekeringan yang terjadi.
Para petani itu datang dari daerah ke ibukota untuk melakukan aksi unjuk rasa sejak beberapa pekan terakhir karena kondisi ekonomi yang memburuk di sawah dan manajemen air yang buruk.
Dalam aksi protesnya tersebut, mereka juga membawa tengkorak sejumlah rekannya yang tewas dalam demonstrasi sebelumnya.
Mereka mengatakan sedikitnya 250 petani telah meninggal dunia dalam beberapa bulan terakhir karena kondisi hidup yang buruk dan stres keuangan.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: