
Maskapai penerbangan asal Taiwan, TransAsia mengatakan bahwa krisis keuangan telah memaksa mereka untuk tutup setelah terjadi dua kecelakaan mematikan dalam kurun waktu dua tahun terakhir.
Ketua TransAsia Vincent Lim mengumumkan pada hari Selasa (22/11) bahwa perusahaan akan dibubarkan. Pihak maskapai telah membatalkan semua penerbangan sejak hari ini dan meninggalkan lebih dari lima ribu pelanggan yang telah terlebih dahulu memesan tiket untuk 84 rute domestik dan internasional.
TransAsia diketahui memiliki catatan masalah. Maskapai tersebut pernah diinvestigasi terkait dua kecelakaan fatal sejak 2014 lalu.
Pertama adalah penerbangan GE222 yang kecelakaan saat mencobam mendarat di Kepulauan Penghu pada Juli 2014. 48 Orang di dalam pesawat tewas.
Kemudian kejadian lain terjadi pada awal tahun 2015 ketika pesawat dengan nomor penerbangan GE235 yang jatuh di sungai di Taipei dan menewaskan 43 orang.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: