Presiden Brasil Michel Temer yang baru menduduki kursi nomor satu Brasil dua pekan lalu mengatakan bahwa rencana tersebut diprediksi akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan membuka lapangan pekerjaan.
Ia berencana menjual empat bandara dan dua terminal pelabuhan serta menawarkan kontrak ke perusahaan-perusahaan swata untuk berbagai proyek seperti pembangunan jalan baru dan pertambangan.
"Negara tidak bisa melakukan itu semua," ujarnya seperti dimuat BBC.
Rencana privatisasi tersebut merupakan bagian dari insiatif presiden yang disebut dengan Crescer yang artinya adalah pembangunan.
Dalam rencana tersebut, pemerintah hendak mengingkatkan investasi swasta di Brasil untuk menutup defisit anggaran dan resesi ekonomi Brasil yang merupakan terburuk sejak 80 tahun terakhir.
Temer semula merupakan wakil Presiden Brasil. Namun ia kemudian menggantikan Dilma Rousseff di kursi kekuasaan pada akhir Agustus lalu pasca pemakzulan Rousseff.
Pasca lengsernya Rousseff, ia melancarkan kebijakan-kebijakan ekonomi demi mengangkat ekonomi negara yang terpuruk.
Ia sebelumnya juga berjanji melakukan reformasi buruh dan membuat investasi infrastruktur Brasil semakin menarik bagi perusahaan swasata dan investor asing.
[mel]
BERITA TERKAIT: