Mereka menilai, tradisi tersebut mengajarkan kekejaman dan membuat malu nasional.
"Saya pikir hukum kita harus melarang penyiksaan hewan sebagai bentuk hiburan," kata salah seorang pengunjuk rasa.
Aksi tersebut dilakukan menyusul adu banteng yang terjadi di Toro de la Vega festival, di Tordesillas, di mana penunggang kuda mengejar banteng sebelum menusuknya.
Jumlah adu banteng saat ini mengalami penurunan. Namun pagelaran adu bandteng masih dilakukan sekitar 2.000 kali setiap tahunnya.
Dikabarkan BBC bahwa jajak pendapat terbaru menunjukkan penurunan dukungan publik atas adu banteng tersebut. Tetapi acara tahunan, seperti Pamplona di San Fermin, masih diikuti oleh kerumunan setia dan banyak wisatawan.
Pendukung adu banteng, mengatakan tradisi adalah sebuah bentuk seni kuno berakar dalam sejarah nasional. Diantara para pendukung adalah Perdana Menteri Mariano Rajoy.
[mel]
BERITA TERKAIT: