
Aktris ternama dunia Angelina Jolie menyebut bahwa reputasi PBB saat ini telah dirusak oleh sejumlah kasus pelecehan seksual yang dilakukan oleh oknum pasukan penjaga perdamaian.
Jolie yang juga merupakan utusan khusus PBB itu menyampaikan bahwa hal itu dapat ia simpulkan setelah bertatap muka dan bebincang dengan pengungsi-pengungsi perempuan di sejumlah wilayah.
"Kita semua tahu bahwa kredibilitas penjaga perdamaian PBB sayangnya telah dirusak oleh tindakan dari kasus beberapa perempuan dan anak-anak yang dieksploitasi secara seksual oleh orang-orang yang bertugas melindungi mereka," kata Jolie dalam pidatonya di depan 80 delegasi negara dalam acara pertemuan puncak penjaga perdamaian PBB (Kamis, 8/9).
Jolie menyerukan perlu adanya tuntutan bagi pasukan penjaga perdamaian yang melakukan pelanggaran. Ia juga menekankan pentingnya pendekatan baru untuk menjaga perdamaian serta lebih banyak perempuan dilibatkan untuk berpartisipasi dalam misi.
"Pasukan Penjaga Perdamaian hanya bisa mendapatkan dan menjaga kepercayaan dari penduduk lokal jika mereka mampu terlibat dengan perempuan maupun laki-laki di masyarakat itu," katanya.
Pernyataan Jolie tersebut dikeluarkan menyusul adanya tuduhan penyerangan seksual di negara-negara di mana pasukan penjaga perdamaian beroperasi, termasuk di Haiti dan Republik Afrika Tengah.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari RMOL.ID di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: