Perdana Menteri Australia Malcolm Turnbull memberikan sinyal bahwa ia akan memperluas perjanjian kontra terorisme dengan Indonesia, Malaysia dan sejumlah negara tetangga lainnya dalam diskusi keamanan di ASEAN Summit di Laos.
Langkah tersebut diambil setelah ISIS mengancam serangan "love wolf" di Sydney dan Melbourne.
Turnbull mengatakan bahwa ancaman tersebut harus ditanggapi dengan serius karena ISIS saat ini tengah menderita kerugian di medan perang di Irak dan Suriah.
"Karena wilayahnya yang sedang dibawa kembali, maka hal itu akan menjadi kesempatan kegiatan teroris di luar Timur Tengah," kata Turnbull.
"Tapi kita harus sangat waspada terhadap tindakan aktor-aktor tunggal, individu untuk berbagai alasan, seperti radikal," sambungnya.
Ia menjabarkan bahwa bagian dari upayanya adalah mencegah pejuang asing ISIS yang bisa saja direkrut dari Asia Tenggara dan Australia.
[mel]
BERITA TERKAIT: