Morales menyebut bahwa akademi tersebut menawarkan program untuk melawan pengaruh Amerika Serikat di negara berkembang.
Ia juga menjelaskan bahwa tujuan didirikannya akademi tersebut juga termasuk penelitian imperialisme dan konsekuensinya.
Untuk angkatan pertama, lembaga pendidikan yang berbasis di kota Santa Cruz Bolivia Timur akan merekrut 100 orang.
Berbicara pada upacara pembukaan, Menteri Pertahanan Bolivia Reymi Ferreira mengatakan bahwa akademi tersebut merupakan lembaga pendidikan yang berusaha untuk mempertahankan hidup.
"Tidak seperti sekolah didikan Amerika Serikat yang mencuci otak perwira militer menjadi percaya bahwa musuh adalah orang-orang kami," sambungnya seperti dimuat BBC (Kamis, 18/8).
Ia menambahkan bahwa akademi tersebut akan berusaha untuk membantu tentara mengidentifikasi ancaman utama bagi kedaulatan nasional negara. [mel]
BERITA TERKAIT: