Rencana nasional itu dibuat karena menurut studi ditemukan bahwa setiap 37 jam, seorang wanita di Argentina mendapat serangan. Karena itu Macri menilai bahwa pendidikan adalah kunci untuk mengakhiri pola budaya kekerasan yang mengakar di Argentina.
Rencana tersebut akan berlangsung selama tiga tahun. Termasuk di antaranya memperkenalkan kesadaran akan kekerasan gender ke dalam kurikulum sekolah.
Di antara rencana nasional yang dibuat itu adalah membentuk jaringan perlindungan bagi perempuan dan uang untuk penandaan elektronik pada pria pelaku kekerasan.
Menurut data pemerintah Argentina, pada tahun lalu, sebanyak 235 perempuan tewas dalam insiden kekerasan gender di Argentina.
Rencana Nasional tersebut dibentuk pemerintah untuk menghapuskan masalah tersebut.
"Kita semua harus berkomitmen. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga masyarakat," jelas Marci seperti dimuat BBC. [mel]
BERITA TERKAIT: