Ditegaskan Menteri Pertahanan Amerika Serikat Ash Carter, langkah tersebut diambil untuk memperkuat pasukan yang bertugas melawan kelompok militan ISIS di Irak.
"Ini pasukan AS tambahan akan membawa kemampuan unik untuk kampanye dan memberikan dukungan enabler penting untuk pasukan Irak pada saat kunci dalam pertarungan," kata Carter dalam kunjungannya ke Baghdad Irak, seperti dimuat BBC.
Dengan penambahan tersebut, maka jumlah personel militer Amerika Serikat di Irak mencapai 4.650 orang. Sebagian dari mereka menjalani peran sebagai peran penasehat.
Carter menyebut bahwa di antara personel tambahan itu antara lain terdapat insinyur dan pakar logistik. Mereka akan membantu pasukan lokal untuk merebut kembali Mosul dari ISIS.
Personel-personel baru tersebut akan ditempatkan di pangkalan udara Qayara Irak. [mel]
BERITA TERKAIT: