Hal itu disampaikan Obama melalui sambungan telepon dengan Presiden Kenya Uhuru Kenyatta pada Kamis (23/6).
Menurut keterangan yang dirilis Gedung Putih, dalam percakapan tersebut Obama menekankan kepada Kenyatta soal perlunya dukungan internasional bagi kehidupan pengungsi internal di negara Afrika Timur itu.
"(Obama dan Kenyatta) sepakat bahwa Amerika Serikat dan Kenya akan bekerja lebih erat bersama-sama terkait dengan masalah ini demi memberikan jaminan lebih baik kepada para pengungsi," demikian keterangan dari Gedung Putih seperti dimuat Reuters.
Saat ini diketahui bahwa Kenya merupakan rumah bagi sekitar 60.000 pengungsi. Pemerintah Kenya sendiri telah mengumumkan rencana untuk menutup kamp pengungsi terbesar di negara tersebut, yakni kamp Dadaab pada November mendatang.
Kamp yang berada di perbatasan Kenya dengan Somalia itu merupakan kamp pengungsi terbesar di dunia dan menampung sekitar 350 ribu pengungsi asal Somalia.
Kenya sendiri telah membentuk tim agar rencana tersebut berjalan dengan baik. [mel]
BERITA TERKAIT: