Data itu diungkapkan oleh badan amal medis MSF seperti dilansir
BBC (Kamis, 23/6). MNF menyebut bahwa hal tersebut merupakan darurat bencana nasional.
Para pengungsi tersebut diketahui melarikan diri dari Boko Haram yang kerap melakukan tindakan anarki terhadap warga sipil di sejumlah daerah di Nigeria.
Sekitar 24 ribu orang mengungsi dari wilayah Bama. Banyak di antara mereka yang mengalami trauma. Bahkan sejumlah anak ditemukan menderita gizi buruk akut.
Menurut MNF, pengungsi Bama bahkan menyebut bahwa ada kuburan baru yang muncul setiap harinya.
"Ini adalah pertama kalinya MSF mampu mengakses Bama," kata Ghada Hatim, pimpinan MSF di Nigeria.
"Kami memperlakukan anak-anak kurang gizi di fasilitas medis di Maiduguri dan melihat trauma pada wajah pasien kami yang telah menyaksikan banyak kengerian," katanya.
Kelompok militan Boko Haram diketahui telah menyebabkan setidaknya 20.000 orang tewas dan jutaan lainnya terpaksa mengungsi.
Nigeria sendiri telah melancarkan serangkaian serangan skala besar untuk melawan mereka. Namun Boko Haram bergerak ke wilayah terpencil dan kembali melakukan kebrutalan.
[mel]
BERITA TERKAIT: