Pertemuan keduanya digelar setelah makan siang di istana Presiden Miraflores di Caracas, Venezuela.
"Ini (perbaikan hubungan) belum terlambat," kata Shannon.
Shannon dan Maduro menggelar perbincangan di tengah krisis ekonomi yang melanda negara di Amerika Selatan itu.
Menurut sejumlah pengamat di grup konsultan Eurasia, seperti dimuat
Reuters, pertemuan tersebut diharapkan dapat merenggangkan tekanan internasional pada kepemimpinan Maduro.
Diketahui bahwa selama 17 tahun pemerintahan sosialis di bawah kepemimpinan Maduro dan pendahulula, Hugo Chavez, Venezuela telah menggantikan posisi Kuba sebagai negara yang menentang prinsip Amerika Serikat.
Sementara kedatangan Shanon yang merupakan mantan duta besar Amerika Serikat untuk Brasil dan Wakil Menteri Negara untuk Urusan Politik itu diharapkan bisa mendorong perundingan antara pemerintah Maduro dan kelompok oposisi yang ditengahi oleh masyarakat internasional.
[mel]
BERITA TERKAIT: