Latihan gabungan yang menggunanakan nama sandi "Ssangyong" (Double Dragon) itu melakukan sejumlah operasi simulasi pendaratan ke bagian Utara.
"Latihan pendaratan ini yang dipentaskan di dalam dan sekitar Pohang Korea Selatan mirip dengan kondisi pesisir Korea Utara, melibatkan puluhan ribu pasukan tugas khusus, termasuk korps laut dari pasukan agresi Amerika Serikat dan Korea Selatan," kata Korean Committee for Solidarity with the World People dalam keterangan yang diterima redaksi akhir pekan ini.
Amerika Serikat dan Korea Selatan sendiri melakukan latihan gabungan sejak awal bulan ini. Latihan tersebut sebenarnya merupakan latihan gabungan tahunan yang rutin dilakukan.
Namun latihan gabungan itu semakin disoroti karena digelar di tengah ketegangan di Semenanjung Korea, menyusul ujicoba nuklir baru-baru ini. [mel]
BERITA TERKAIT: