Zika Berpotensi Sebabkan Gangguan Neurologis Berat

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Selasa, 01 Maret 2016, 14:44 WIB
Zika Berpotensi Sebabkan Gangguan Neurologis Berat
zika/net
rmol news logo Penelitian baru menunjukkan bahwa virus Zika bisa menyebabkan gangguan neurologis berat yang disebut dengan sindrom Guillain-Barré.

Penelitian tersebut dilakukan dengan menggunakan sampel darah dari 42 orang pasien yang mengidap virus tersebut.

Dalam penelitian ditemukan bahwa masalah neurologis berkembang sekitar enam hari setelah infeksi Zika.

Sindrom Guillain-Barré sendiri diketahui menyebabkan kelemahan otot dan pada kasus yang berat juga berimbas pada masalah pernapasan yang membutuhkan perawatan intensif. Sindrom tersebut dalam beberapa kasus juga bisa menyerang saraf perifer.

Temuan itu dilakukan setelah peneliti menganalisis darah pasien yang mengembangkan gangguan selama wabah Zika di Polinesia Perancis dua tahun lalu.

Hasilnya ditemukan bahwa terdapat setidaknya satu kasus Guillain-Barré di antara setiap 4.000 orang yang terkena Zika.

Penulis utama Profesor Arnaud Fontanet, dari Institut Pasteur di Paris, mengatakan: "Pasien-pasien ini cenderung memburuk lebih cepat dari biasanya kita lihat dengan Guillain-Barré.

"Pada tingkat individu, kita seharusnya tidak begitu takut jika mendapatkan infeksi Zika maka secara otomatis mendapatkan Guillain-Barré, karena risiko sebenarnya agak rendah,"kata Profesor Hugh Willison, dari Glasgow University seperti dimuat BBC (Selasa, 1/3).

Temuan itu muncul di tengah kekhawatiran masyarakat internasional terkait dengan perkembangan Zika. Saat ini WHO bahkan telah menetapkan Zika sebagai keadaan darurat.

Virus yang ditularkan oleh nyamuk itu telah mewabah di sejumlah negara terutama di kawasan Amerika Latin seperti Brasil, Kolombia, El Salvador, Suriname dan Venezuela. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA