Rekaman yang disiarkan oleh televisi Korea Utara, sebagaimana dilansir
Reuters (Kamis, 11/2) itu menunjukkan Kim mengawasi peluncuran satelit yang diberi nama Kwangmyongsong-4 di pusat pengembangan luar angkasa Tongchang-ri.
Korea Utara telah berulang kali menekankan bahwa apa yang diluncurkannya akhir pekan lalu itu adalah satelit obesrvasi bumi. Satelit diluncurkan ke orbit bumi di luar angkasa dengan tujuan ilmiah dan pengembangan teknologi.
Namun sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Korea Selatan dan Jepang terus menyebut bahwa Korea Utara telah meluncurkan roket. Hal itu dinilai sebagai ancaman, terutama bagi kawasan Asia Timur, khususnya Semenanjung Korea.
Negara-negara tersebut dan juga Dewan Keamanan PBB siap untuk menerapkan sanksi baru bagi Korea Utara pasca peluncuran satelit tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: