Menurut keterangan pejabat militer dan darurat Nigeria, dua wanita tersebut menyelinap menjadi pengungsi internal di kamp tersebut dan kemudian meledakkan diri di tengah-tengah kerumunan.
Akibatnya, sebanyak 60 orang tewas dan 78 orang lainnya luka-luka.
Kamp tersebut diketahui digunakan untuk menampung warga Nigeria yang melarikan diri dari rumahnya akibat khawatir atas serangan kelompok militan Boko Haram.
Tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggungjawab atas serangan tersebut, namun dugaan pihak keamanan setempat, serangan didalangi oleh Boko Haram.
Pasalnya, Boko Haram kerap menggunakan wanita dan bahkan anak-anak untuk melancarkan aksi bom bunuh diri.
Sejak awal tahun ini, seperti dimuat
Reuters (Kamis, 11/2), serangan Boko Haram semakin intensif di sejumlah tempat dan telah menewaskan ratusan orang tewas atau terluka.
[mel]
BERITA TERKAIT: