"Dia agak marah karena saya membandingkan Eropa dengan wanita mandul, tidak mampu menghasilkan anak-anak," kata Paus Francis dalam sebuah wawancara dengan majalah Italia Corriere della Sera yang dipublikasikan pada Senin (8/2), seperti dimuat
The Guardian.
Dalam wawancara tersebut, Paus Fransiskus menceritakan sebagian pengalaman serta pandangannya. Ia menyebut bahwa ia pernah berbicara di parlemen Eropa pada November 2014 lalu dan mengkritisi Eropa dengan menyebut bahwa Eropa saat ini seumpama seorang nenek yang tidak lagi subur dan bersemangat.
Tak lama setelah itu, ia menerima telepon dari Merkel yang mengungkapkan kemarahannya atas pernyataan Paus.
"Dia (Merkel) bertanya apakah saya benar-benar berpikir Eropa tidak bisa lagi membuat anak-anak," kata Merkel.
"Saya bilang ya bisa jadi seperti itu, karena Eropa memiliki akar yang kuat dan mendalam," sambungnya.
Paus pada saat itu menegaskan bahwa di saat-saat paling gelap, Eropa selalu memiliki cara untuk menunjukkan sumber daya tak terduga yang dimilikinya.
[mel]
BERITA TERKAIT: