Langkah tersebut terpaksa diambil menyusul adanya penjatahan energi listrik dari pemerintah.
Penjatahan energi itu terjadi akibat kurangnya pasokan listrik yang berasal dari kekeringan parah akibat fenomena El Nino. Hal itu membuat 18 bendungan negara pembangkit listrik kekurangan air dan tidak bisa menghasilkan daya listrik maksimal.
Pemangkasan jam buka toko itu juga berimbas pada penurunan jam kerja karyawan yang mau tidak mau pada akhirnya berimbas pada pekerjaan. Sekitar 75 persen karyawan di pusat perbelanjaan memiliki dua shift.
Selain memangkas waktu buka pusat perbelanjaan, pemerintah juga telah meminta rumah pribadi untuk mulai menghemat energi dan melakukan penjatahan pasokan air domestik sejak Januari kemarin.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.