Jumlah tersebut mencakup 440.000 kendaraan di Jepang dan 2,2 juta lainnya di Amerika Serikat.
Juru bicara Honda Yuka Abe tidak menjelaskan lebih lanjut soal di mana penarikan lainnya akan dilakukan. Ia menjelaskan bahwa saat ini masih ada negosiasi yang tertunda dengan otoritas negara-negara lainnya.
Inflator air bag mobil itu melibatkan produsen Takata Corp. Air bag dianggap tidak aman karena dapat meledak bila terlalu banyak tekanan.
ABC News (Jumat, 5/2) mengabarkan bahwa sejauh ini telah ada 11 orang tewas di seluruh dunia dan 139 lainnya luka akibat hal tersebut.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: