Deklarasi tersebut dibuat menyusul semakin banyaknya kasus virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk itu di negara Amerika Tengah tersebut.
Di Honduras tercatat sejak tanggal 16 Desember lalu, tepatnya sejak kasus pertama Zika ditemukan, hingga saat ini telah ada setidaknya 3.649 kasus infeksi yang ditemukan.
"Jumlah orang yang terkena Zika meningkat setiap harinya dalam keadaan membahayakan," kata Menteri Kesehatan Yolani Batres.
Zika diketahui menyebabkan gejala seperti flu, ruam sehingga sulit terdeteksi di awal infeksi. Saat ini belum ada pengobatan untuk Zika dan tidak ada cara untuk mencegahnya selain menghindari gigitan nyamuk.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: