Irak Minta Bantuan PBB Atasi Kesenjangan Pendanaan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Senin, 01 Februari 2016, 16:02 WIB
Irak Minta Bantuan PBB Atasi Kesenjangan Pendanaan
Jassim Mohammed al-Jaff/net
rmol news logo Irak meminta bantuan PBB senilai 861 juta dolar AS untuk membantu memenuhi kesenjangan pendanaan yang besar akibat perang melawan ISIS dalam darurat krisis kemanusiaan tahun 2016.

Pendapatan nasional Irak diketahui merosot setelah jatuhnya harga minyak dunia.

"Dengan kebutuhan yang luas, alokasi melalui anggaran federal tidak akan cukup. Kami berharap bahwa Rencana Tanggap Kemanusiaan Darurat (PBB) yang sangat diprioritaskan akan membantu menutupi bagian dari kesenjangan," kata Menteri Migrasi dan Perpindahan Irak Jassim Mohammed al-Jaff dalam sebuah pernyataan.

Menanggapi hal tersebut, koordinator kemanusiaan Irak Lise Grande mengatakan bahwa ia memprediksi krisis di Irak akan meluas dan memburuk dalam beberapa bulan mendatang.

"Jumlah orang yang membutuhkan bantuan akan naik, jumlah sumber daya akan turun dan itulah mengapa Irak memiliki kesenjangan yang sangat besar," ujarnya seperti dimuat Reuters.

Di antara 10 juta warga Irak yang membutuhkan bantuan mendesak, lebih dari 3,3 juta orang mengungsi akibat konflik dengan ISIS sejak tahun 2014. Setengah di antaranya adalah anak-anak. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA