Langkah tersebut dilakukan menyusul perbaikan hubungan yang tengah dilakukan dilakukan oleh Iran dengan negara-negara kekuatan ekonomi dunia dalam kesepakatan nuklir.
Menurut keterangan dari wakil ketua otoritas penerbangan sipil Iran Mohammad Khodakarami, perwakilan dari maskapai British Airways mengunjungi Tehran pada hari ini (Kamis, 28/1) untuk berdiskusi soal dibukanya kembali rute penerbangan.
Ia pun menjelaskan bahwa sebelumnya maskapai Air France dan KLM juga telah menunjukkan kesiapan mereka untuk membuka kembali penerbangan ke Tehran.
Dikabarkan
ABC News, Air France sendiri bulan lalu telah menyatakan kesiapan untuk memulai kembali penerbangan ke Teheran untuk pertama kalinya sejak lebih dari tujuh tahun terakhir terhenti. Penerbangan tersebut rencananya akan mulai dibuka pada April mendatang.
Sementara itu maskapai yang berbasis di Belanda, KLM, menyebut bahwaada kesempatan untuk kembali membuka penerbangan ke Iran pasca kesepakatan nuklir dan pencabutan sanksi ekonomi terhadap Iran.
Untuk diketahui bahwa maskapai-maskapai penerbangan Iran menghentikan penerbangan ke Iran menyusul sanksi yang diterapkan Barat terkait dengan ambisi nuklir Iran.
Namun saat ini Iran telah menunjukkan inisiatif baiknya untuk meredam ambisi nuklir dna bekerjasama dalam bidang ekonomi dengan negara-negara kekuatan dunia. Sejak bulan ini, sanksi ekonomi yang diterapkan pada Iran pun resmi dicabut.
Saat ini, maskapai penerbangan nasional Iran, Iran Air, telah mulai melakukan penerbangan mingguan ke London dan penerbangan dua mingguan ke Paris serta Amsterdam.
[mel]
BERITA TERKAIT: