Di Depan Media Rusia, Dubes Djauhari Tegaskan Hubungan Baik

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Kamis, 28 Januari 2016, 15:29 WIB
Di Depan Media Rusia, Dubes Djauhari Tegaskan Hubungan Baik
dubes djauhari/net
rmol news logo Indonesia berhasil mecapai berbagai titik penting dalam hubungan bilateral dengan Rusia selama beberapa tahun terakhir.

Begitu kata Duta Besar Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarus Djauhari Oratmangun saat menjadi narasumber diskusi bertajuk "Dinamika Perkembangan Hubungan Rusia dan Indonesia serta ASEAN" yang digelar di kantor berita Rusia Segodnia (Russia Today dan Ria Novosti) awal pekan ini.

Dalam bidang politik, kata Dubes Djauhari, ditandai dengan pertemuan antara Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Presiden Vladimir Putin pada tahun 2012 dan 2013 lalu. Pertemuan serupa juga dilakukan pada tahun 2014 antara Presiden Joko Widodo dengan Presiden Putin.

Selain itu, sejumlah pejabat tinggi Indonesia juga melakukan kunjungan serta pertemuan dengan pejabat tinggi Rusia dalam beberapa tahun terakhir. Di antaranya adalah Ketua MPR RI (2013), Ketua DPD RI (2013, 2014 dan 2015), Ketua Mahkamah Agung RI (2014), serta Ketua Mahkamah Konstitusi RI (2014 dan 2015).

Sementara itu di bidang ekonomi, sambungnya, meski dalam dua tahun terakhir kondisi politik ekonomi global tidak terlalu menggembirakan, namun nilai perdagangan Indonesia-Rusia pada tahun 2015 bisa disebut cukup besar karena mencapai3,5 miliar dolar AS. Sedangkan angka kunjungan warga Rusia ke Indonesia mencapai hampir 80.000 orang.  

"Milestone penting adalah di bidang investasi dengan ground breaking pembangunan jalan kereta api dan techno park investasi asal Rusia senilai 3,3 miliar dolar AS di Kalimantan Timur oleh Presiden RI Bapak Joko Widodo bulan November 2015 lalu," ujarnya seperti rilis yang diterima redaksi.

Sementara dalam bidang sosial budaya, capaian penting antara lain terlihat dari intensitas kunjungan pejabat maupun jurnalis kedua negara. Selain itu, pemberitaan mengenai Indonesia di Rusia juga obyektif dan beimbang dan minat mahasiswa Indonesia untuk belajar di Rusia yang semakin tinggi.
 
Dalam kesempatan yang sama, narasumber lain adalah Direktur ASEAN Center yang juga seorang Indonesianis dan Guru Besar MGIMO University Dr. Viktor Vladimirovich Sumsky dan Direktur Eksekutif Rusia-ASEAN Business Council Viktor Ivanovich Tarusin. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA