Osborne dan Gates mengumumkan rencana untuk menggelontorkan 3 miliar poundstrerling atau setara dengan 4,28 miliar dolar AS dalam pendanaan selama lima tahun ke depan untuk penelitian dan mendukung upaya untuk menghilangkan penyakit yang ditularkan melalui nyamuk itu.
"Kami berdua percaya bahwa dunia bebas malaria harus menjadi salah satu prioritas kesehatan global tertinggi," kata Osborne dan Gates dalam artikel yang ditulis bersama di Times.
Dana tersebut akan terdiri dari 500 juta poundsterling per tahun dari anggaran bantuan luar negeri Inggris untuk lima tahun ke depan, serta 200 juta dolar AS tahun ini dari Gates Foundation. Anggaran selanjutnya akan digelontorkan selama beberapa waktu ke depan.
Setiap tahunya ada sekitar 200 juta kasus penyakit malaria di dunia.
"Anggaran rumah tangga dapat hancur oleh kebutuhan untuk membayar obat-obatan dan transportasi ke klinik. Di tempat-tempat termiskin, malaria merupakan sebab dan akibat dari kemiskinan," ujar mereka.
Merujuk pada data WHO, sepanjang tahun 2015 kemarin, ditemukan ada 438.000 kematian yang disebabkan oleh malaria. Sebagian besar di antaranya merupakan anak-anak di bawah usia lima tahun dan sebagian besar di antaranya berasal dari Afrika.
"Kami berdua telah melihat apa yang bisa kami lakukan terhadap malaria," tegasnya.
[mel]
BERITA TERKAIT: