Proyek Ekspansi Pipa Minyak Ancam Warisan Budaya AS

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 24 Januari 2016, 17:35 WIB
Proyek Ekspansi Pipa Minyak Ancam Warisan Budaya AS
ilustrasi./net
rmol news logo Proyek perluasan pipa minyak di Kanada akan menempatkan hak nelayan dan warisan budaya Amerika Serikat dalam resiko.

Proyek Trans Gunung Kinder Morgan itu akan memperluas kapasitas pipa hampir tiga kali lipat dari 300.000 ke 890.000 barel minyak mentah per hari.

Proyek tersebut diperkirakan akan secara dramatis meningkatkan jumlah kapal tanker minyak yang berlayar di perairan sekitarnya.

"Proyek ini akan membahayakan budaya suku Amerika Serikat," kata seorang pengacara Earthjustice, Kristen Boyles.

Boyles mengatakan kepada panel tiga anggota bahwa pejabat setempat tidak berkonsultasi dengan suku asli Amerika Serikat dan tidak mempertimbangkan dampaknya terhadap mereka.

"Proyek ini seluruhnya adalah resiko dan tidak ada imbalan," tambahnya.

Bulan lalu, seorang pengacara untuk Kinder Morgan Inc mengatakan kepada dewan energi bahwa ekspansi bernilai 5.4 miliar dolar AS itu bisa dilakukan dengan cara meminimalkan dampak terhadap lingkungan.

"Tidak ada keraguan untuk kebutuhan proyek ini dan manfaat yang akan mengalir dari itu," kata pengacara Kinder Morgan Shawn Denstedt pada bulan Desember lalu.

"Proyek ini beroperasi dengan matang, memiliki sistem pemeliharaan, dan tanggap darurat berencana sudah di tempat," tambahnya seperti dimuat The Guardian. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA