Jelang Pergantian Kekuasaan, Ratusan Tahanan Politik Myanmar Dibebaskan

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Jumat, 22 Januari 2016, 16:25 WIB
Jelang Pergantian Kekuasaan, Ratusan Tahanan Politik Myanmar Dibebaskan
aung san suu kyi/net
rmol news logo Myanmar mulai membebaskan sekitar 100 orang tahanan politik pada hari ini (Jumat, 22/1). Pembebasan itu dilakukan beberapa hari jelang pergantian pemerintahan yang akan dipimpin oleh Aung San Suu Kyi.
 
Sekitar 100 tahanan politik itu dibebaskan dari sejumlah penjara di penjuru Myanmar. Pembebasan dilakukan dengan dalih sebagai bentuk peringatan Konferensi Perdamaian Buddha Dunia yang digelar akhir pekan ini.

"Sebagian besar dari mereka ditangkap karena menggelar protes. Sejauh yang saya tahu, akan ada 101 tahanan politik yang akan dibebaskan dalam beberapa hari mendatang," kata Sekretaris Gabungan politik tahanan pengawas Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP) Bo Kyi.

Di Myanmar sendiri ada lebih dari 2.000 wartawan, aktivis, politisi dan bahkan komedian selama dekade pemerintahan militer.

Namun setelah digelar pemilihan umum November tahun lalu yang memunculkan pejuang demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi, membawa angin segar bagi Myanmar.

Parlemen yang baru dan didominasi oleh orang-orang dari partai pimpinan Aung San Suu Kyi National League for Democracy (NLD) akan mulai menjabat apda 1 Februari mendatang. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA