Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat Jeh Johnson pada Februari mendatang akan memimpin delegasi antar-lembaga dan menawarkan pemerintahan Turki teknologi untuk melakukan kontrol perbatasan tertentu.
Jajaran teknologi yang ditawarkan antara lain adalah balon pengawasan aerostat dan teknologi anti-tunneling.
Selain itu, negeri Paman Sam juga bersiap untuk berbagi metode untuk mendeteksi bahan yang digunakan dalam perangkat peledak.
"Kami seperti apa yang kami lihat dalam hal tindakan mereka dan kami ingin bekerja dengan mereka untuk mengencangkan sekrup sedikit lebih jauh," kata seorang pejabat senior pemerintah Turki yang tak disebutkan namanya seperti dimuat
Reuters.
Saat ini Turki diketahui telah mengamankan perbatasan dengan mengerahkan sekitar 25 ribu tentara tambahan reguler serta memasang penghalang beton dan pagar.
Wilayah perbatasan Turki dengan Suriah merupakan wilayah yang sensitif. Pasalnya, wilayah tersebut kerap menjadi pintu masuk bagi militan atau simpataisan asing yang hendak bergabung dengan kelompok militan ISIS ataupun penyelundupan senjata.
[mel]
BERITA TERKAIT: