Kehilangan Banyak Aset, ISIS Potong Setengah Gaji Anggotanya

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Rabu, 20 Januari 2016, 11:58 WIB
Kehilangan Banyak Aset, ISIS Potong Setengah Gaji Anggotanya
ilustrasi/net
rmol news logo Kelompok militan ISIS dikabarkan telah mengumumkan rencana untuk memotong setengah dari gaji bulanan para anggotanya di Irak dan Suriah.

"Karena keadaan luar biasa yang dilewati ISIS, keputusan diambil untuk memotong gaji para mujahidin setenga," begitu kata pernyataan dari ISIS yang diperoleh oleh badan pengawas HAM, Syrian Observatory for Human Rights.

"Tidak ada yang akan dibebaskan dari keputusan ini tidak peduli posisinya, namun distribusi bantuan pangan akan terus dilakukan dua kali sebulan seperti biasa," sambung pernyataan itu seperti dimuat The Guardian.

Menurut keterangan dari Kepala Syrian Observatory for Human Rights, Rami Abdel Rahman, pemotongan gaji berarti para militan ISIS akan mendapatkan gaji sekitar 200 dolar AS setiap bulannya.

Sedangkan militan asing yang dibayar dua kali lipat dari militan Suriah, akan mendapatkan gaji sebesar 400 dolar AS setiap bulan.

Keputusan untuk memotong gaji tersebut, kata Abdel Rahman, kemungkinan besar karena ISIS banyak kehilangan aset seperti kilang minyak serta infrastruktur lainnya akibat serangan udara yang dilakukan oleh koalisi pimpinan Amerika Serikat dan juga Rusia. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA