Kota itu adalah Bornheim, sebuah kota yang dihun oleh sekitar 48 ribu penduduk.
Pelarangan itu muncul di tengah sentimen masyarakat Jerman terkait migran, menyusul krisis migran dan insiden massal pelecehan seksual yang terjadi di kota Cologne Jerman pada malam tahun lalu.
Wakil walikota Bornheim Markus Schnapka mengatakan bahwa keputusan tersebut diambil untuk mempertegas bahwa sebagian migran telah ada yang melanggar norma-norma masyarakat Jerman.
"Ada keluhan pelecehan seksual di kolam renang ini yang dilakukan oleh kelompok-kelompok pemuda , dan ini telah mendorong beberapa wanita untuk meninggalkan lokasi," kata Schnapka akhir pekan ini seperti dimuat
The Guardian.
Namun demikian, ia tidak menjelaskan lebih lanjut soal bagaimana larangan tersebut akan diberlakukan. Media Jerman menyebut bahwa para pencari suaka yang tidak mendapatkan dana dari negara harus menunjukkan dokumen identifikasi untuk bisa masuk ke kawasan kolam renang.
Schnapka mengatakan kotanya telah memulai kampanye di tempat penampungan pencari suaka lokal untuk mengajarkan penghuni tentang kesetaraan gender dan menghormati perempuan.
[mel]
BERITA TERKAIT: