Amnesty Internastional Khawatirkan Penahanan Aktivis Di Saudi

 LAPORAN: <a href='https://rmol.id/about/amelia-fitriani-1'>AMELIA FITRIANI</a>
LAPORAN: AMELIA FITRIANI
  • Minggu, 10 Januari 2016, 17:27 WIB
James Lynch/net
rmol news logo Amnesty International menyuarakan keprihatinan atas penahanan yang dilakukan oleh rezim Arab Saudi terhadap aktivis pembela hak asasi manusia dengan dalih perang melawan teror.

Deputi Direktur Amnesty International untuk Timur Tengah dan Afrika Utara James Lynch, memperingatkan bahwa situasi hak asasi manusia di Arab Saudi telah memburuk secara signifikan selama tahun terakhir.

"Semakin banyak pembela hak asasi manusia yang dibui di bawah hukum kontra teror Saudi 2014, sedangkan sekutunya tanpa malu-malu mendukung penindasan kerajaan atas nama yang disebut 'perang melawan teror'," kata Lynch seperti dimuat Press TV (Minggu, 10/1).

Ia juga menyuarakan kekhawatirannya bahwa puluhan tahanan aktivis yang dipenjara di Saudi beresiko mendapatkan hukuman yang kejam serta perlakuan buruk atas aksi damai mereka.

Aturan kontra-terorisme sendiri baru diberlakukan oleh Saudi pada Februari 2014 lalu. Di bawah aturan tersebut, Saudi berhak mengamankan siapapun yang dinilai berpotensi menyebabkan teror di negara kaya minyak itu. [mel]

Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.

FOLLOW US

ARTIKEL LAINNYA