Guzman yang juga merupakan pimpinan kartel narkoba Meksiko ditahan dan dikirim kembali ke penjara dengan keamanan maksimum pada akhir pekan ini setelah melarikan diri enam bulan lalu.
Juli lalu, salah satu pengedar narkoba paling dicari di dunia itu melarikan diri dari penjara berpengamanan tinggi melalui sebuah terowongan yang digali di kamar mandi.
Itu adalah kali kedua pelariannya. Ia pertama kali ditangkap dan Guatemala pada tahun 1993. Kemudian pada tahun 2001 ia melarikan diri dari penjara.
Namun dalam pelariannya yang kedua kali, ia akhirnya berhasil ditemukan kembali pada Jumat (8/1) dalam sebuah penangkapan di Sinaloa, Meksiko.
Dalam operasi penangkapan, Guzman sempat berhasil melarikan diri melalui saluran, namun akhirnya berhasil ditangkap dalam aksi baku tembak. Dalam operasi tersebut, lima orang tewas.
Belu ada tanggap pasti soal kapan ekstradisi akan dilakukan. Kerena masih ada tahapan hukum yang harus dilakukan.
Dikabarkan
BBC, ekstradisi itu dilakukan menyusul permitaan dari Amerika Serikat. Pada tahun 2014, Amerika Serikat mengajukan permintaan pada Meksiko agar ia diekstradisi sehingga bisa menjalani proses hukum terkait penyelundupan sebagian besar obat terlarang ke negeri Paman Sam.
[mel]
BERITA TERKAIT: