Langkah Kuwait itu menyusul Bahrain dan Sudan yang sudah terlebih dahulu melakukan hal serupa awal pekan ini.
Keputusan Kuwait itu dipicu oleh keputusan Arab Saudi untuk mengeksekusi seorang tokoh ulama Syiah Sheikh Nimr al-Nimr pada Sabtu pekan lalu bersama dengan 46 orang lainnya. Hal itu memicu reaksi keras dari Iran. Selang beberapa jam pasca eksekusi, ratusan orang menyerbu gedung Kedutaan Besar Arab Saudi di Tehran dan merusak sejumlah properti di dalamnya.
Sehari setelahnya, Arab Saudi memutuskan hubungan diplomatik dengan Iran dan segera menarik duta besarnya.
Menanggapi hal tersebut, dikabarkan
The Guardian, sejumlah negara seperti Bahrain, Sudan dan kini Kuwait memutuskan untuk menarik duta besarnya dari Saudi.
Sementara itu, masih terkait hal yang sama, PBB tidak memberikan pernyataan terkait eksekusi mati tokoh ulama Syiah itu. Namun PBB hanya mengecam serangan yang dilakukan oleh warga Iran di Tehran.
[mel]
BERITA TERKAIT: