Melalui juru bicara Kementerian Luar Negeri Le Hai Binh, Vietnam menyebut China telah melanggar kedaulatan dan pakta membangun kepercayaan dengan langkahnya tersebut.
Binh menyebut lapangan terbang tersebut telah dibangun secara ilegal di wilayah perlintasaan karang kepulauan Spartly yang merupakan bagin milik Vietnam.
Ia juga melayangkan surat protes ke kedutaan besar China dan meminta China untuk tidak mengulangi tindakan tersebut.
"Penerbangan tersebut merupakan pelanggaran serius kedaulatan Vietnam di kepulauan Spratly," tegasnya seperti dimuat
Reuters.
Kementerian Luar Negeri China sendiri menolak tudingan tersebut dan menyebut bahwa penerbangan itu merupakan bagian dari uji coba terbang yang dilakukan di wilayah kedaulatan China.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: