Pembatasan tersebut mencakup pelarangan penggunaan mobil pribadi di jalan raya selama dua minggu pertama di tahun 2016.
"Tantangan terbesar adalah untuk membuat orang menyadari bahwa hal ini dilakukan untuk melawan polusi bagi mereka, kesehatan mereka, untuk kebaikan mereka sendiri," kata Menteri Transportasi Delhi Gopal Rai seperti dimuat
AFP.
Untuk melancarkan pembatasan tersebut, polisi lalu lintas serta sekitar 10.000 ribu relawan akan dikerahkan di sejumlah check point di kota tersebut. Mereka akan bertugas memonitoring kendaraan pribadi.
Bila ditemukan pelanggaran, maka akan dikenakan denda sebesar 2.000 rupee.
Sebagai alternatif, pemerintah New Delhi mengerahkan 3.000 bus swasta untuk menyediakan layanan antar-jemput dari dan ke daerah pemukiman menuju kota.
Selama masa uji coba tersebut, sekolah-sekolah juga diperintahkan untuk ditutup, tepatnya hingga tanggal 15 Januari mendatang.
WHO sendiri sebelumnya mencatat bahwa New Delhi merupakan kota yang paling tercemar dari sekitar 1.600 kota di seluruh dunia.
[mel]
BERITA TERKAIT: