Dalam pertemuan yang digelar kedua belah pihak pada hari ini (Senin, 28/12), Menteri Luar Negeri Jepang, Fumio Kishida mengatakan bahwa Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe menawarkan permintaan maaf yang tulus dan siap menggelontorkan dana sekitar 8,3 juta dolar AS bagi para wanita lansia yang pernah dipaksa bekerja di rumah bordil tersebut.
"Abe sebagai Perdana Menteri Jepang menawarkan permintaan maaf dari dalam hatinya dan mencerminkan bagi setiap orang yang berjuang atas penderitaan dan menerima luka yang sulit disembuhkan baik secara fisik ataupun mental," kata Kishida seperti dimuat
The Guardian.
Masalah comfort woman merupakan salah satu sumber gesekan terbesar antara kedua negara.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: