Begitu laporan dari hasil penyelidikan pemerintah China seperti dimuat
AsiaOne (Minggu, 27/12).
Dalam laporan tersebut ditemukan bahwa tanah longsor yang merenggut tujuh korban jiwa itu merupakan bencana yang disebabkan oleh penyimpanan yang tidak tepat dari limbah dari lokasi konstruksi.
Secara ilegal tanah ditumpuk hingga setinggi 100 meter di lokasi tambah tua tersebut. Pada musim hujan, tanah tersebut pun berubah menjadi lumpur.
Sejauh ini, masih ada 75 orang yang belum ditemukan dalam bencana tersebut.
Sebenarnya, awal Juli lalu, pihak berwenang telah menyadari adanya masalah dengan penyimpanan tanah dan mendesak dilakukan tindakan segera. Namun hal tersebut tidak digubris oleh pihak pengelola kawasan industri tersebut hingga berujung longsor.
[mel]
Temukan berita-berita hangat terpercaya dari Kantor Berita Politik RMOL di Google News.
Untuk mengikuti silakan klik tanda bintang.
BERITA TERKAIT: