Pada Sabtu (12/12), Arab Saudi menggelar pemilihan umum tingkat dewan kota. Dalam pemilihan umum tersebut, sebanyak 130 ribu perempuan dan 1,35 juta laki-laki terdaftar sebagai pemilih.
Selain diberi hak suara, dalam pemilihan tersebut, untuk pertama kalinya perempuan diizinkan maju sebagai kandidat.
Tercatat ada 978 perempuan yang terdaftar sebagai kandidat, bersaing dengan 5,938 kandidat laki-laki. Namun demikian, saat kampanye, kandidat wanita harus berbicara di belakang partisi atau diwakili oleh seorang laki-laki.
Terdapat 2.100 kursi dewan yang tersedia dalam pemilihan tersebut. Selain itu ada tambahan 1.050 kursi bagi anggota dewa yang diangkat dengan persetujuan dari raja.
BBC (Minggu, 13/12) memuat, pemilihan umum sendiri merupakan hal yang jarang dilakukan di Arab Saudi.
Pemilihan umum yang digelar kemarin merupakan pemilihan umum ketiga kalinya dalam sejarah Arab Saudi.
Keputusan untuk mengizinkan perempuan ambil bagian dalam pemilihan umum kali ini dibuat oleh almarhum Raja Abdullah.
Sebelum wafat, Raja Abdullah menyebut bahwa perempuan Arab Saudi saat ini telah menunjukkan posisi yang tepat untuk memberikan saran atau mengungkapkan pendapat.
Bahkan sebelum nafas terakhirnya berhembus Januari lalu, Raja Abdullah juga telah menunjukkan 20 perempuan untuk menduduki kursi penasehat tertinggi negara Dewan Syura.
[mel]
BERITA TERKAIT: